Friday, March 30, 2007

Kepalaku



Kepalaku sakit, 2 hari ini aku merasakan kepalaku sakit tepat di ubun-ubun, salah satu spot terlemah dari kepala. Dalam pertarungan bela diri, menghantam ubun-ubun seseorang itu sama saja bila kita menghajar ulu hati seseorang. Kotor dan tidak terhormat.

Aku jadi ingat salah satu pegulat profesional dari India bernama The Great Khali yang memiliki tinggi hampir 2,3 m. Dia suka menggunakan jurus mautnya yaitu menghantm ubun-ubun dari lawannya dengan tangannya yang kuat.

Aku jadi heran kenapa dia menggunakan jurus semacam itu? Dengan badan sebesar dia sebenarnya tidak sulit untuk menjatuhkan lawan dengan jurus2 lain yang lebih kreatif yang mungkin akan lebih mudah dipraktekkannya. Tapi mungkin gara-gara ChokeSlam telah dimiliki oleh Undertaker, Kane dan Bigshow maka dia mencari alternatif lain. And believe me, if someone that big hit you hard on the upper head...I don't know what gonna happen next.

Yang jelas, sakit kepalaku saat ini mungkin gara-gara sisa masuk anginku tadi malam. Entah kenapa aku sering sekali masuk angin di saat-saat seperti ini. Mungkin udara dingin benar-benar tidak bersahabat denganku. Ujung-ujungnya selalu sama. Setiap sore aku harus merasakan kepalaku seakan ditekan oleh kaki jerapah.

Aku bukan golongan orang yang suka mengkonsumsi obat ketika aku sakit. Aku lebih suka cara-cara yang alami bila itu memungkinkan. Itulah kenapa ketika aku waktu SMP terkena demam berdarah aku langsung menggiatkan minum air kelapa setiap sore walau aku harus meminumnya satu gelas besar penuh. Mas Firman, suami sepupuku yang bekerja di radiologipun memberikan saran yang unik kala aku sakit.

"Intinya bila kamu mau sembuh, maka kamu harus makan yang banyak"

Tanpa ba bi bu lagi maka aku langsung melaksanakan saran yang sangat cocok dengan keinginanku itu. Bila kamu sakit, maka makanlah yang banyak. Semenjak itu aku memang sangat suka melakukan terapi seperti ini bila sakit. Hasilnya? Makin gendut aja.

Terus terang, susah sekali bagi orang sepertiku untuk menguruskan badan. Gimana mau kurus, mengurangi porsi makan aja susahnya minta ampun. Mungkin ada baiknya bila aku kembali menggalakkan kegiatan olahraga seprti dulu. Walau aku sangat membenci individual sport, tapi apa boleh buat. Jangan menunggu hingga aku harus menerima panggilan Doraemon yang pernah kusematkan pada seseorang suatu saat.

Kepala pusing semacam ini juga bisa mengindikasikan banyak hal. Kurang olahraga, atau mungkin kurang air. Sempat beberapa hari aku menyadari bahwa aku tidak pernah dan jarang minum air putih murni. Sudah saatnya kembali ke minuman yang murni dan sehat, bukan malah kecanduan minuman yang bergula






No comments: